Kelas Inspirasi SD Al Azhar Syifa Budi Surabaya

Sabtu, 9 November 2024, siswa-siswi kelas 3-6 SD Al Azhar Syifa Budi Surabaya mengikuti pelatihan basic life support for kids diselenggarakan di Ruang Theater sekolah. Kegiatan ini dipandu oleh Grup Praktik Anestesi Surabaya FK UNAIR yang dipimpin oleh dr. Teuku Aswin Husein, SP. An-Ti Subsp. AnKV(K), FCC. Pelatihan bertujuan mengajarkan keterampilan dasar menghadapi situasi darurat, seperti memberikan pertolongan pertama dan teknik pijat jantung atau CPR (Cardiopulmonary Resuscitation).

Sejak pukul 08.00 WIB, para siswa dengan penuh semangat mendengarkan penjelasan mengenai pentingnya tindakan cepat saat menghadapi orang yang mengalami henti jantung. Setelah sesi teori, mereka langsung mempraktikkan teknik pijat jantung menggunakan manekin yang disediakan. Dengan arahan langsung dari tim pelatih, siswa belajar posisi tangan yang benar, tekanan yang diperlukan, dan ritme pijatan sesuai standar kesehatan.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru tetapi juga meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya membantu orang lain dalam situasi darurat.

On Saturday, November 9, 2024, students from grades 3 to 6 Al Azhar Syifa Budi Surabaya Elementary School joined a Basic Life Support for Kids training held in the school’s Theater Room. The session was led by the Surabaya Anesthesia Practice Group from the Faculty of Medicine, Airlangga University, under the guidance by Dr. Teuku Aswin Husein, Sp. An-Ti Subsp. AnKV(K), FCC. The training aimed to teach basic skills for handling emergencies, such as giving first aid and performing chest compressions or CPR (Cardiopulmonary Resuscitation).

Starting at 8:00 AM, the students eagerly listened as the trainers explained the importance of acting quickly to help someone experiencing cardiac arrest. After the explanation, they practiced chest compressions on mannequins provided during the session. With clear instructions from the trainers, the students learned the correct hand placement, the right amount of pressure, and the proper rhythm for CPR.

The training ended at 12:00 PM with a group photo session. This activity not only gave the students a new experience but also taught them the importance of helping others in emergency situations.

Bagikan artikel:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Assalamualaikum wr wb Ada yang bisa kami bantu?